Postingan

Badan Penyeledikan Bencana Alam Memperbarui Daerah yang Rawan Erupsi Gunung Merapi

DIY -  Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG memperbarui rekomendasi daerah bahaya erupsi Gunung Merapi. Rekomendasi itu keluar setelah Jumat (25/6) pagi, Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas ke arah tenggara sejauh 3 kilometer. Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, pembaruan ini berdasarkan pemodelan aliran awan panas. Potensi bahaya guguran lava dan awan panas di sektor tenggara yaitu Kali Gendol kini menjadi 5 kilometer. Sebelumnya hanya sejauh 3 kilometer. Selanjutnya di Kali Woro, rekomendasi daerah bahaya erupsi sejauh 3 kilometer. "Untuk mengantisipasi perkembangan erupsi berikutnya, rekomendasi daerah bahaya kita mutakhirkan," kata Hanik dalam laporan informasi terkini Merapi secara daring. "Awan panas ke arah Sungai Gendol sudah sering dengan jarak maksimal 3 kilometer pada Jumat (25/6)," tambah dia. Sedangkan di sektor selatan sampai barat daya, rekomendasi potensi bahaya tetap sama. Potensi bahaya guguran...

Penjelasan Pihak Marketing dari McD Terkait Soal Produk BTS Meal yang Membuat Viral

Jakarta -  Kemarin menjadi hari bersejarah bagi Military atau sebutan penggemar BTS Indonesia. Mereka berhasil menghebohkan jagat media sosial dari berbagai daerah karena membeli produk BTS Dish dari McDonald's (McD). Driver online menyerbu gerai-gerai McD di berbagai kota hingga menyebabkan kerumunan. Pengamat Pemasaran dari Inventure Consulting, Yuswohady menjelaskan, para followers merupakan sebuah aset yang sangat berharga untuk sebuah brand name. Apalagi jika melihat fenomena BTS Dish kemarin, Army menunjukkan begitu kuatnya hubungan yang tercipta antara Bangtan Boys dan penggemarnya. Hal inilah yang dilirik McD sebagai strategi pemasaran yang sangat efektif. "Kerekatan followers komunitas yang menentukan kampanye brand name sampai phony kek kemarin atau enggak. Demikian powerful-nya," katanya kepada kumparan, Kamis (10/6). Menurutnya, ada unsur kebanggaan yang dituangkan dalam strategi pemasaran McD. Artinya Military membeli bukan karena harga. "Mereka beli buk...

Gunung Merapi Kembali Meluncurkan Awan Panas dan Lava Pijar Ke Arah Barat Daya

DIY - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tiga kali meluncurkan awan panas dan delapan kali melontarkan lava pijar ke arah barat daya pada Senin dari pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB, Senin (3/5). Menurut keterangan tertulis Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Merapi meluncurkan awan panas guguran selama 141 detik pada pukul 00.52 WIB. "Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," kata Hanik mengenai awan panas guguran pertama yang tercatat di seismogram beramplitudo 38 mm. Pada pukul 03.45 WIB, Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran beramplitudo 36 mm selama 144 detik. Awan panas guguran itu meluncur ke arah barat daya sejauh 1,8 kilometer. Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran yang ketiga selama 133 detik pada pukul 04.30 WIB. Awan panas guguran dengan amplitudo 50 mm itu juga meluncur ke arah barat daya sejauh 1,8 kilometer. Selama periode pengamatan Sen...

Aksi Heroid Seorang Pria di India Menyelamatkan Bocah yang Terjatuh ke Rel Kereta Api

New Delhi -  Momen dramatis penyelamatan seorang bocah yang terjatuh ke atas rel kereta api di India terekam kamera CCTV dan menjadi viral. Seorang pria yang menyelamatkan bocah itu banyak dipuji dan mendapat apresiasi otoritas India. Seperti dilansir CNN, Selasa (20/4/2021), rekaman CCTV itu diunggah oleh akun Twitter resmi milik Kementerian Perkeretaapian India pada Senin (19/4) waktu setempat. Sejauh ini, video itu sudah disaksikan sebanyak lebih dari 151 ribu kali. Video clip berdurasi 30 detik itu menunjukkan momen dramatis saat seorang pegawai stasiun di Stasiun Vangani, Mumbai, berlari mendekati seorang bocah yang terjatuh ke atas rel dari peron yang cukup tinggi, dengan sebuah rangkaian kereta api tengah melaju cepat ke arah mereka. Insiden yang terjadi pada Sabtu (17/4) malam waktu setempat ini berawal saat seorang wanita tuna netra berjalan sambil menggandeng tangan seorang bocah berusia 6 tahun di salah satu peron. Tiba-tiba, bocah itu berjalan mendekati tepi peron dan ...